fbpx

Apa itu Drone Racing?

Drone Racing adalah sejenis olahraga di mana para pilot drone berusaha sangat keras untuk membangun sebuah drone yang sangat cepat dan gesit untuk diterbangkan pada jalur yang sudah ditentukan. Hampir semua balapan drone dewasa ini menggunakan sistem FPV (First Person View).

FPV sendiri adalah sebuah cara menerbangkan drone menggunakan sebuah kamera di mana penerbang hanya tinggal duduk di kursi layaknya di sebuah kokpit pesawat. Beberapa penerbang menggunakan monitor FPV untuk menerbangkan, sedangkan yang lain sangat ahli dalam menggunakan FPV dengan model kacamata (googles) demi memberikan pengalaman yang lebih nyata.

Sistem penerbangan dengan FPV aslinya dirangcang untuk digunakan untuk menerbangkan pesawat terbang remot kontrol, tetapi selama beberapat tahun ke belakang, drone menjadi sangat terkenal, lebih stabil, lebih mudah untuk dikendalikan, dan lebih gesit dari pesawat terbang remot kontrol itu sendiri. Semua hal ini membuat drone menjadi sebuah hal yang sempurna jika dilengkapi dengan sistem FPV.

Mulai akhir 2013 sampai 2015, orang-orang mulai banyak membuat sistem FPV khusus drone yang memiliki ukuran lebih kecil dari standarnya. Penggunaan FPV pada drone mengakibatkan drone mampu melakukan maneuver yang lebih dari biasanya, menjadi lebih gesit ketika terbang dalam jarak yang sempit, dan lebih mudah menghindari tabrakan. Setelah melakukan uji coba ini, semakin terlihat jelas bahwa Drone Racing menggunakan sistem FPV akan menjadi sangat terkenal nantinya.

Sebenarnya, Drone Racing atau balapan drone memang sudah ada, tapi kami yakin bahwa nantinya akan semakin banyak penambahan-penambahan yang terjadi seiring semakin pesatnya industry pesawat tanpa awak ini. Tak dipungkiri, orang-orang yang sekarang melakukan balapan drone adalah pioneer dari jenis olahraga baru ini. Mereka adalah yang akan mendefinisikan apa itu Drone Racing dengan menggunakan sistem FPV, bagaimana peraturannya, teknologi apa yang digunakan, dan yang paling penting, apa pentingnya menjadi seorang pembalap drone di masa depan. Kami benar-benar yakin bahwa olahraga ini akan siap lepas landas. Jadi tidak ada waktu lain selain sekarang untuk berkata: Ya! Kepada olahraga ini.

Apa yang Dibutuhkan untuk Memulai Drone Race?

Untuk memulai Drone Racing pertama kamu harus membeli perlengkapan yang dibutuhkan. Kamu perlu membeli sebuah drone race, baterai, sebuah pengisi daya baterai, sebuah remot kontrol yang bagus, sebuah kacamata FPV, sebuah penerima sinyal video, dan beberapa items penting lainnya.

Kami membuat daftar rekomendasi mengenai apa-apa saja yang perlu kamu siapkan dalam membangun Drone Race-mu, di antaranya:

Bagian-bagian Drone Kisaran Harga Keterangan
FrSky Taranis X9D Plus 2,8 jutaan Direkomendasikan
FrSky D4R-II 3 ratus ribuan Direkomendasikan
FrSky XSR 4 ratus ribuan Alternatif
Kacamata Dominator HD V2 7 jutaan Direkomendasikan
Kacamata Dominator HD V3 4,8 jutaan Alternatif
Kacamata FatShark Diopters 3 ratus ribuan Dibutuhkan beberapa orang
Penerima Sinyal 4 ratus ribuan Direkomendasikan
Satu set Antena SpiroNet 5 ratus ribuan Direkomendasikan
Baterai 4S 60c 1300mAh 3 ratus ribuan Direkomendasikan
USB Pengisi Daya da Pemeriksa Sel Baterai 100 ribuan Direkomendasikan
Pengisi Daya LiPo 80W 8Amp 6 ratus ribuan Direkomendasikan
Pengisi Daya Multiguna 2x300W 5 jutaan Alternatif

*daftar ini hanya sebagai acuan, kamu tidak perlu harus membeli part yang sama persis

Ramuan untuk Membuat Sebuah Sebuah Drone Racing FPV

Tanyakan kepada dirimu sendiri, “Apa yang membuat drone-ku cukup baik untuk ikut dalam drone race?” Ada banyak hal yang bisa membuat drone-mu menjadi luar biasa, dan berikut ini beberapa ramuan pentingnya.

Kecepatan :

tentu kamu sangat membutuhkan hal ini untuk bisa menjadi bagian dari Drone racing. Normalnya, drone dapat terbang hingga kecepatan sekitar 56 km/jam, tapi untuk drone Racing kamu butuh kecepatan yang lebih dari 80 km/jam. Untuk mencapai kecepatan tersebut, kamu bisa melakukan beberapa hal. Cara paling gampang dan cepat adalah dengan menggunakan baterai yang memiliki voltasi lebih tinggi. Cara lain agar drone-mu lebih cepat adalah dengan membuatnya lebih ringan. Lepaskan beberapa peralatan yang kurang dibutuhkan seperti GPS, OSDs, kabel ekstra panjang, perlengkapan mendarat yang berat, dll.

Penglihatan :

Kamera FPV adalah salah satu komponen paling penting untuk Drone Racing. Dengan kamera FPV kamu tidak hanya bisa menerbangkan drone secara lurus tapi juga dapat miring dengan sudut kemiringan hingga 1 sampai 80 derajat. Oleh karena itu penting untuk memastikan bahwa kamera yang kamu pasang pada drone dapat dimiringkan. Ini menjadi hal penting karena akan membuatmu menjadi lebih tahu arah terbang dan arah kemiringan dronemu. Kamera FPV yang kamu gunakan juga harus tangguh, misalnya dengan memiliki frame rate yang tinggi: 60fps misalnya, dan juga memiliki FOV (Field of View) yang luas sehingga kamu bisa melihat beberapa tikungan.

Sebuah Pengontrol Terbang yang Baik :

Beberapa orang menjadi abai dengan pengontrol terbang ketika mereka berpikir mengenai Drone Race. Namun, karena ini menjadi satu-satunya hal yang mampu menyeimbangkan drone-mu, maka jangan diabaikan.  Jika kamu serius menekuni olah raga Drone Racing ini, pastikan kamu mendapat pengendali terbang yang sesuai dengan firmware khusus untuk Drone Race yaitu CleanFlight.

Daya Tahan dan Kemampuan untuk Diperbaiki :

Ketika kamu mengikuti Drone Race, pasti selalu bisa dipastikan kamu akan mengalalin kecelakaan minimal sekali dalam setiap tiga kali penerbangan (kecuali jika kamu menerbangkan dengan kecepatan rendah). Beberapa orang mengalami kecelakaan lebih banyak, beberapa yang lain lebih sedikit, tapi semua pernah mengalami kecelakaan. Itulah kenapa penting bagimu untuk tahu seberapa panjang drone-mu dan berapa jarak yang ideal untuk melakukan pengereman sebelum terjadi kecelakaan. Kamu juga harus dapat mengganti bagian drone-mu yang rusak sendiri.

Belajar Menerbangkan

Setelah selesai membangun Drone Race-mu, ada baiknya kamu belajar lebih dahulu bagaimana cara menerbangkan drone. Kamu bisa mulai dengan cara membuat drone melayang tanpa menggunakan peralatan FPV. Cara ini disebut Line-of-sight, yang merupakan cara paling mudah untuk menguji coba Drone Race-mu. Setelah berhasil mencoba dengan tanpa menggunakan FPV beralih lah dengan mengunakan FPV. Lakukan uji coba ini di area yang cukup luas, tapi hal ini akan menjadi lebih sulit saat kamu menerbangkan di antara rintangan dan jarak yang sempit.

Setelah itu kamu bisa belajar menerbangkan dengan lebih lembut, terbang lebih cepat, lebih dekat dengan tanah, terbang di antara pepohonan, dan terbang menghindari rintangan jika kamu kehilangan sinyal.

Saat kamu sudah memiliki kemampuan ini dan mengetahui batasan dari drone-mu, kamu sampai pada tahap terakhir belakar menerbangkan drone dengan sistem FPV. Ini saatnya kamu belajar melakukan maneuver seperti berbalik, berputar, menukik ke bawah, dan banyak lainnya. Kamu juga bisa membuat jalur balapan sementaramu sendiri. Kamu bisa melengkapinya dengan beberapa rintangan seperti trotoar, tiang lampu, pohon, atau gawang yang khusus kamu buat untuk drone-mu.

Seperti Apa Rasanya Menerbangkan Drone Race?

Untuk beberapa orang menerbangkan Drone Race rasanya akan seperti mengikuti sebuah kursus dengan cara yang cepat. Dan, bagi sebagian lain rasanya akan seperti mengeksplorasi dunia dari sisi perspektif yang lain. Bagi kami, FPV Drone Racing itu soal pengalaman, tidak ada yang lain. Ini soal perasaan bahagia ketika kamu berhasil melakukan sesuatu yang beresiko tinggi.

Kami pada kenyataannya tidak terlalu sering mengikuti balapan drone, karena hanya karena kamu punya Drone Race bukan berarti kamu harus selalu ikut balapan. Ada beberapa jenis penerbangan lain yang disebut dengan freestyle. Tujuan utama dari menerbangkan drone dengan cara freestyle ini adalah kamu bisa menerbangkan dengan gaya segila yang pernah kamu pikirkan.

Bayangkan saat kamu berapa ratusan meter di atas tanah, dan tiba-tiba kamu terbang menukik ke bawah dengan kecepatan 128 km/jam. Telapak tanganmu mulai berkeringat, jantungmu akan berdegup lebih kencang, dan satu-satunya hal yang kamu bisa pikirkan adalah “apakah aku bisa melakukan sebauh maneuver, akankah aku dapat menarik terbang ke atas atau menabrak tanah dan menghancurkan semua yang sudah aku bangun selama ini.”

Semua pikiran-pikiran itu seperti datang dengan cepat saat kamu semakin dekat dengan tanah, hingga ada satu moment di mana rasanya waktu bergerak perlahan dan kamu melakukan sebuah tindakan, dengan melakukan maneuver menghindari tabarakan.

Lihat video mengenai Drone Racing di sini:

Comments

comments