fbpx

Hovermap menawarkan solusi untuk masalah SLAM (Simultaneous Localisation and Mapping) atau Pemosisian dan Pemetaan Secara Bersamaan dengan lebih cepat, efisien dan dengan hasil data yang lebih baik dan dapat ditindaklanjuti untuk inspeksi-inspeksi industrial.

Emesent, perusahaan teknologi asal Australia mengumumkan kemampuan komersil dari Hovermap, sebuah muatan drone yang mampu meningkatkan nilai hasil data dari inspeksi dan pemetaan dengan menggunakan drone pada International LiDAR Mapping Forum (ILMF) atau forum pemetaan LiDAR internasional di Denver. 29 Januari lalu.

Dikutip dari emesent.io, Hovermap adalah sebuah muatan yang mudah dipasangkan pada berbagai jenis drone untuk memberikan kemampuan-kemampuan canggih tambahan bagi drone tersebut. Alat ini dilengkapi dengan sensor penghalang rintangan berbasis LiDAR dari 5 arah dan penerbangan tanpa GPS, sehingga drone dapat terbang dengan aman di bawah tanah, dalam ruangan, atau dekat dengan bangunan atau infrastruktur untuk menginspeksi dan melakukan pemetaan.

Hovermap juga dilengkapi dengan kemampuan SLAM (Simultaneous Localisation and Mapping) atau Pemosisian dan Pemetaan Secara Bersamaan, menjadikan pemetaan LiDAR yang akurat bahkan ketika tidak ada GPS.

Pada ILMF, CEO dan Co-Founder dari Emesent, Dr. Stefan Hrabar menggarisbawahi nilai unik yang ditawarkan oleh Hovermap:

“Hovermap adalah muatan drone pertama di jenisnya yang menggunakan LiDAR untuk menghasilkan fungsi-fungsi pemetaan dan fungsi otonom lainnya. Alat ini memungkinkan drone untuk terbang secara otonom, bahkan di wilayah anti GPS untuk mengumpulkan data-data penting yang tidak bisa didapatkan sebelumnya. Dengan demikian, pengumpulan data menjadi semakin mudah untuk keperluan pertambangan, energi, konstruksi, manajemen aset, dan masih banyak lagi.

Ada banyak sekali peningkatan permintaan bagi para industri ini untuk menginspeksi aset-aset mereka secara digital dan secara jarak-jauh, namun sulitnya akses ke area-area berbahaya dan minim GPS menjadi faktor-faktor yang membatasi pekerjaan tersebut. Kemampuan unik dari Hovermap mampu membantu mengatasi hambatan-hambatan ini.”

Dalam website resminya, emesent juga menjelaskan bahwa Hovermap menjaga drone pada jarak yang aman sambil mlakukan pemetaan dengan detail yang sangat baik. Jembatan, Menara Komunikasi, Menara listrik, dan bagian luar dari pabrik-pabrik industri hanyalah beberapa contoh infrastruktur yang kini dapat diinspeksi dan dilakukan pemetaan dengan aman.

Dalam industri pertambangan bawah tanah, Hovermap memungkinkan dilakukannya pemetaan ke area-area berbahaya yang tidak mmungkin diakses seperti lombong dan gua.

Menurut Dr. Hrabar, “menerbangkan drone dengan Hovermap untuk melakukan pemetaan danĀ  menjelajah area-area ini secara otonom menjaga para inspektur tetap aman dengan tetap memberikan data yang baru dengan kualitas dan resolusi tinggi. Data-data ini memberikan wawasan-wawasan baru yang mengarah ke produktivitas dan peningkatan keamanan berkat pemahaman geologi yang lebih baik.

Peluncuran secara umum ini dilakukan setelah dilakukan penelitian dan pengembangan selama 5 tahun oleh peneliti-peneliti kelas dunia dalam bidang pemetaan LiDAR berbasis SLAM serta ujicoba selama 18 bulan oleh beberapa pengguna di AS, Kanada, Australia, Cina, dan Jepang.

Matt MacKinnon dari UAS Inc, Kanada menjelaskan,”Kami telah menggunakan Hovermap untuk melakukan pemetaan ke area-area pertambangan bawah tanah yang tidak dapat diakses. Kami telah melakukan lebih dari 60 penerbangan dalam 12 tambang, mendapatkan data-data yang sangat berharga untuk klien-klien kami tanpa membahayakan manusia. Hovermap sangat membantu pertambangan bawah tanah dan wilayah-wilayah tanpa GPS.”

Shinji Inaba, Presiden dari Mirukuru Co. mengatakan bahwa mereka sangat bangga dapat menjadi pengguna awal Hovermap sejak April 2017 dan telah menjadi distributor resmi Emesent di Jepang.

“Kami telah mengujicoba dan mendemonstrasikan Hovermap secara ekstensif untuk pelanggan-pelanggan di bidang energi, konstruksi, telekomunikasi, rel dan jalan raya, kehutanan, dan lain-lain. Fitur-fitur unik dari Hovermap telah mengarah ke permintaan yang signifikan dan kami sangat senang untuk membelinya karena sekarang Hovermap sudah resmi dijual.

Berikut ini adalah video yang memperlihatkan contoh data dan cara kerja pemetaan dari Hovermap.

Bagaimana menurut anda, pilots? Setelah diluncurkannya perangkat canggih ini, mampukah Hovermap memajukan pemetaan dan penginspeksian di Indonesia baik di sektor swasta maupun pemerintah? Komen di bawah!

 

sumber foto : emesent.io

Comments

comments

%d blogger menyukai ini: