Hal pertama yang paling menyenangkan dari memiliki sebuah drone baru adalah bagian unboxing. Unboxing atau membuka boks pembungkus ini layaknya sebuah prosesi yang harus dinikmati. Seperti halnya ketika mulai membuka boks DJI Spark. Boks Spark ini dibentuk dengan ukuran yang presisi agar pas untuk menyimpan Spark, props, dan komponen lainnya.

Hal pertama yang akan kamu temui ketika melakukan unboxing ini adalah tentang ukuran Spark yang benar-benar kecil. Adalah hal yang luar biasa ketika kamu tahu bahwa DJI mampu mengemas sebuah teknologi yang super canggih ke dalam benda yang berukuran hampir sama dengan ukuran telapak tangan manusia.

Spark juga memiliki ukuran yang tidak terlalu berat, tapi memiliki kualitas luar biasa. Ini lah hal yang membuat DJI selalu menjadi produsesn Drone yang unggul: bahwa mereka tidak pernah berhemat pada bahan dan material pembuatan drone demi menciptakan drone dengan kelas unggulan.

Di dalam boks selain Spark itu sendiri, kamu juga akan menemukan satu set propellers yang terdiri dari 4 props. Pada tiap-tiap props ada indikator warnanya yang membuat mereka menjadi lebih mudah dipasangkan pada Spark. Kamu hanya cukup memasangkannya ke arm drone sesuai warnanya dan memutar props untuk menguncinya.

Propeller pada Spark dibuat agar dapat dilipat hal ini bisa memudahkan kamu ketika ingin melepasnya dan menyimpannya kembali ke dalam boks.

 

DJI juga menawarkan sebuah inovasi bernama Propeller Guard sebagai aksesoris tambahan pada Spark. Propeller Guard ini juga memiliki indikator warna masing-masing yang membuatnya menjadi mudah dipasangkan. Kamu hanya perlu mengencangkan Props Guard ini pada bagian di sekitar arm Spark dan kemudian tutup gesper untuk menguncinya.

Dalam boks juga terdapat sebuah baterai yang memiliki kapasitas 1480 mAh, sebuah pengisi daya, sebuah kabel USB yang bisa digunakan untuk mengisi daya, dan sebuah adapter pengisi daya. Pada nantinya, DJI berencana untuk menyediakan sebuah charging hub yang mampu digunakan untuk mengisi daya tiga baterai sekaligus dan simultan.

Untuk melepas baterai dari drone, kamu bisa menarik side-tabs untuk membuka kunci pengaman baterai dan menarik baterainya. Sama seperti semua produk DJI, baterai Spark ini didesain dengan sangat ergonomic dan cantik dengan dilengkapi dengan LED yang mampu mengidentifikasikan daya baterai dengan jelas. Baterai ini mampu membawa Spark terbang selama kurang lebih 16 menit.

Hal yang menjadi keunggulan lainnya dari Spark ini adalah kameranya. Kamera pada Spark memiliki Gimbal mekanik dengan 2-axis, yang tentunya sangat luar biasa ketika kita melihat ukuran Spark yang cukup kecil ini. Kamera ini memiliki resolusi 12 megapiksel dan dapat merekam video dengan kualitas Full HD 1080p dengan kecepatan 30fps.

 

Pada bagian depan Spark tertanam sebuah sistem pengindraan rintangan. Hal ini tentu membuat Spark terbang dengan lebih percaya diri. Pada bagian belakang terdapat slot kartu memori mikro SD dan port mikro USB yang tersembunyi di balik drone cover. Semua foto dan video yang kamu ambil dengan Spark dapat disimpan dalam kartu memori ini dengan kualitas penuh.

Hal unik lain yang bisa ditemukan saat melakukan unboxing ini adalah bagian pelindung karet yang ada di kaki-kaki Spark. Pelindung karet ini tidak hanya menjaga Spark agar tidak terpeleset saat berada di permukaan yang datar dan licin tetapi juga membantu agar kamera dan gimbal yang ada pada Spark memiliki jarak yang cukup dari permukaan tanah agar bisa bekerja dengan optimal.

Dengan harga yang cukup terjangkau, Spark bukan hanya sebuah drone yang bagus tetapi juga sangat istimewa. Belum lagi dengan ukuran yang jauh lebih kecil dari ponsel pintar Samsung Galaxy S8 dan teknologi canggih yang ada padanya, membuat Spark benar-benar menjadi sebuah langkah besar di dunia pesawat tanpa awak ini.

Comments

comments

%d blogger menyukai ini: