Pada acara Interbee di Jepang DJI memperkenalkan penerus Phantom 4 yaitu Phantom 4 Pro. Dari desainnya kedua drone tersebut hampir tidak bisa dibedakan, satu-satunya perbedaan adalah penambahan sensor yang berfungsi untuk menghindari adanya tabrakan dari belakang dan samping.

Phantom 4 Pro mempunyai fitur baru yang terintegrasi, dilengkapi dengan kamera beresolusi 20 megapiksel yang diklaim mempunyai dynamic range ‘hampir 12 stops’. Di beberapa kesempatan DJI bahkan mengatakan kualitas gambar yang dihasilkan kamera ini lebih baik dari kamera X3 milik Inspire 1.

DJI juga melakukan upgrade lain dengan menambahkan 2 sensor untuk menghindari rintangan dari arah depan dan samping yang akan membuat drone ini jauh lebih aman. Phantom 4 Pro juga memiliki sistem 3D mapping yang berfungsi untuk mengetahui rintangan yang ada di daerah sekitar tempat terbangnya.

Phantom 4 Pro juga menggunakan tombol shutter/rana mekanik dari kamera terbaru – Zenmuse, tombol ini digunakan bertujuan untuk menghilangkan artefacts dari foto yang dihasilkan. Kamu bisa mendapatkan gambar  dengan kualitas hingga 4K  dengan kecepatan 60fps,  H.265 – meskipun rate data rata-ratanya berkisar di 100Mbps ( upgrade dari Phantom 4  yang hanya 60Mbps).

Fitur 3D Mapping ini menggunakan sebuah sistem sensor visual untuk mendeteksi benda yang berada di depan, di belakang, dan di bawah pesawat. Sensor inframerah juga membantu Phantom 4 Pro untuk terbang mandiri dan mencari rute lain untuk menghindari tabrakan.

Pada Phantom 4 Pro ada juga controller baru, dengan built-in GPS, kompas, slot kartu Micro-SD,  dan port output HDMI.

Ada dua versi dari Phantom 4 Pro. Phantom 4 Pro+  hadir dengan layar monotor dengan tingkat tingkat kecerahan 1000nit yang terpasang langsung pada controller.  Dengan layar kontroler yang cerah ini, memungkinkan kamu untuk tetap mellihat semua fitur DJI GO dengan jelas bahkan ketika berada di bawah sinar matahari langsung.

Yang kedua adalah versi standar Phantom 4 Pro. Versi standar ini menggunakan ponsel atau tablet sebagai layar pada controllernya.

 

Phantom 4 Pro mampu terbang hingga 30 menit.  Di dalamnya juga terdapat beberapa mode penerbangan baru termasuk Circle, Profil dan Spotlight. Ada pula sistem ActiveTrack, yang mengunci bentuk dari obyek dan membuat Phantom 4 Pro mengikuti objeknya.

Dengan serangkaian upgrade pada sistem penerbangan, kamera, dan hal-hal canggih lainnya, rasanya tidaklah terlalu berat jika Phantom 4 Pro dibanderol dengan harga  Rp 20.900.000 dan untuk Phantom 4 Pro+  senilai Rp 23.950.000.

Comments

comments

%d blogger menyukai ini: