DJI kembali menggebrak pasar portable drone dengan merilis drone 4K baru: Mavic Air. Portable drone terbaru ini sekilat terlihat seperti perpaduan antara DJI Mavic Pro dengan DJI Spark. Drone terbaruĀ ini akan mulai dipasarkan mulai 28 Januari 2018.

Mavic Air

Mavic Air mengadopsi desain compact milik Mavic Pro pada bagian atasnya. Sedangkan desain Spark sangat terlihat dari bagian depan mini drone terbaru. Mirip Mavic Pro, drone ini memiliki kemampuan melipat keempat arm nya. Menyuguhkan tingkat portabilitas tinggi. Seperti sebutannya, drone ini tidak lebih besar dari DJI Spark dan memiliki berat 41% lebih ringan dari Mavic Pro.

Spesifikasi

Menjawab ketidakpuasan konsumen akan kemampuan DJI Spark, drone terbaru ini memiliki spesifikasi yang mirip dengan Mavic Pro. Mavic Air menggunakan kamera beresolusi 12 megapiksel dengan sensor 1/2.3 inchi dengan gimbal 3-axis. Kamera ini mampu merekam video dengan kualitas 4K pada 24 dan 30fps. Dilengkapi dengan kemampuan lensa wide-angle 24mm f/2.8. Mini drone ini juga memiliki kecepatan luar biasa hingga 68 km/jam dengan kondisi berangin tidak lebih dari 35 km/jam.

Selain menggabungkan kedua hal baik yang ada pada DJI Mavic Pro maupun Spark. DJI juga menambahkan beberapa fitur baru pada Mavic Air. Pertama, DJI mendesain ulang sistem ventilasi udara yang akan memastikan mini drone baru ini tidak mengalami overheating.

Kedua, desain antena baru yang membuat jangkauan penerbangan Mavic Air ini bisa mencapai jarak 4 km. Desain antena baru ini tersembunyi di bagian landing gear. Ketiga, yang luar biasa adalah bahwa Mavic Air memiliki sistem pengindraan rintangan seven-camera. Mini drone ini dirilis dengan harga berada di antara Mavic Pro dan Spark.

Keempat, DJI juga menjanjikan bahwa pada pembaruan sofware nantinya Mavic Air memiliki segudang fitur pengambilan gambar baru. Di antaranya yang dijanjikan DJI adalah opsi 32-megapiksel panorama atau tiny planet, kontrol gesture yang lebih baik, dan kemampuan pemrosesan gambar yang lebih baik melalui sensor yang kecil.

DJI juga mengklaim bahwa dengan sensor yang lebih banyak dan sistem alogaritma yang lebih baik akan membuat Mavic Air semakin luar biasa. Drone ini bahkan mampu terbang menghindari rintangan yang bergerak cepat di depannya. Semacam sebuah kemajuan dari DJI drone lainnya yang hanya bisa berhenti di depan rintangan, tentunya.

Kelemahan

Dari sekian banyak hal luar biasa yang DJI suguhkan dan sematkan pada Mavic Air, nampaknya ada satu hal yang kurang. Mini drone ini ternyata hanya mampu terbang selama 21 menit. Walau angka ini lebih tinggi dari Spark, namun sangat kurang jika dibandingkan dengan Mavic Pro.

Untuk tahu akan dijual dengan harga berapa, kamu bisa kontak langsung Admin JogjaSky melalui

WhatsApp ke +62 812-2270-2838

Comments

comments

%d blogger menyukai ini: