Drone untuk konsumen dari DJI bervariasi dari jenis dan harga, mulai dari yang termurah, yaitu Spark, hingga yang paling mahal dan paling canggih, yaitu Mavic 2.

Mavic 2 baru saja meluncurkan seri terbaru untuk perusahaan, yaitu Mavic 2 Enterprise (M2E), yang dijual dengan harga yang jauh lebih terjangkau apabila dibandingkan dengan drone-drone dari lini Matrice. Drone-drone Matrice telah digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti raksasa perusahaan konstruksi Komatsu di Jepang. Namun, berbeda dengan Matrice, Mavic 2 Enterprise menargetkan sektor layanan darurat masyarakat dan bisnis kecil ke menengah.

Mavic 2 Enterprise memiliki aircraft yang sama dengan Mavic 2 Zoom, namun dimodifikasi untuk kebutuhan perusahaan. Spesifikasinya antara lain: kamera dengan 12 megapixel, dengan gimbal 3 axis untuk hasil foto dan video yang smooth, dan 2x optical zoom serta 3x digital zoom. Selain itu, Mavic 2 Enterprise juga memiliki kapasitas internal memory yang lebih besar dari Mavic 2 Zoom, yaitu 24gb dan dilengkapi dengan sistem perlindungan dengan kata sandi sehingga data-data sensitif dan rahasia dapat tersimpan dengan aman. Ketika sistem perlindungan dengan kata sandi ini diaktifkan, operator diharuskan untuk memasukkan kata sandi setiap kali akan mengaktifkan drone, menghubungkan remote controller dengan drone, dan ketika akan mengakses internal memory.

Mavic 2 Enterprise dilengkapi dengan aksesoris tambahan yang dapat mendukung proses pencarian dalam misi penyelamatan. Aksesoris-aksesoris ini dipasangkan melalui port tambahan pada body Mavic 2 Enterprise dan dioperasikan melalui aplikasi DJI Pilot. Aksesoris Mavic 2 Enterprise antara lain:

(1) Sebuah lampu sorot dengan nilai satuan cahaya 2,400 lumens (M2E Spotlight)

(2) sebuah pengeras suara (M2E Speaker)

(3) dan sebuah lampu suar untuk misi pencarian di tempat gelap atau malam hari. (M2E Beacon)

Selain adanya aksesoris-aksesoris canggih di atas, Mavic 2 Enterprise juga terpasang dengan teknologi AirSense, sebuah penerima sinyal ADS-B yang bertujuan untuk memberi peringatan kepada pilot atau operator drone mengenai adanya pesawat yang mendekat melalui aplikasi DJI Pilot secara real-time. Ini merupakan perlindungan tambahan bagi para operator yang menerbangkan drone-nya di area-area padat dekat bandara atau dalam area-area bencana seperti kebakaran hutan, pasca bencana, bahkan ketika memantau pembangunan infrastruktur. Agar mampu tetap terbang di cuaca ekstrim, misalnya di tempat dengan suhu kurang dari 0oC, baterai terbaru yang dirancang khusus untuk M2E memiliki kemampuan pemanasan otomatis.

DJI telah mengeluarkan harga resmi dari Mavic 2 Enterprise yaitu $1,999. Dengan harga tersebut, pembeli akan mendapatkan sebuah drone M2E dengan remote controller, 1 baterai, 3 aksesoris khusus M2E, dan sebuah protector case dengan kelengkapan lainnya.

Simak video berikut yang menjelaskan mengenai penggunaan DJI Mavic 2 Enterprise untuk misi penyelamatan:

Comments

comments

%d blogger menyukai ini: