Seperti hal nya DJI Phantom 4, drone dengan merk Typhoon H pun menawarkan segudang kemampuan yang tak kalah bagusnya jika dibandingkan dengan DJI Phantom 4. Kemampuan lebih ini akan menjadi bahan pertimbangan yang pelik bagi kamu yang ingin memiliki drone untuk memenuhi kebutuhan fotografimu.

Secara fisik, Typhoon H memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan DJI Phantom 4 walaupun rotor yang dimiliki oleh Typhoon H dapat dilipat. Dari segi remot kontrol pun sama. Remot kontrol Typhoon H memiliki ukuran lebih besar dan panel-panel yang lebih rumit. Hal ini akan membuat kamu harus menyiapkan tempat khusus yang lebih luas jika ingin membawa Typhoon H mu berpergian.

Namun, jika ditinjau dari segi material bahan pembuatannya DJI Phantom 4 yang dilengkapi dengan polycarbonate pada bagian luar dan magnesium pada bagian dalam Aircraft jauh lebih unggul dari Typhoon H.

Dengan bobot yang lebih berat tentunya akan berpengaruh pada waktu terbang dan daya tahan baterai yang digunakan. DJI Phantom 4 memiliki teknologi baterai terbang pintar yang memungkinkan kamu untuk mengetahui daya baterai langsung dengan cara melihat parameter yang ada pada baterai. Teknologi ini yang tidak dimiliki oleh Typhoon H. Untuk memeriksa daya baterai pada Typhoon H, kamu perlu menyalakan Aircraft beserta remot kontrol dan aplikasinya.

Dengan kapasitas daya baterai yang sama, baterai pada DJI Phantom 4 memiliki keunggulan dalam pengisian daya yang lebih cepat. Baterai terbang pintar DJI Phantom 4 dapat diisi ulang dayanya sampai penuh dengan waktu 1 jam 2 menit, sedangkan untuk baterai pada Tyhoon H memerlukan waktu isi selama 1 jam 48 menit.

Dari sisi pengisian daya remot kontrol pun, DJI Phantom 4 jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan Typhoon H. 2 jam berbanding 8 jam untuk waktu pengisian dayanya.

Typhoon H memiliki waktu terbang yang relatif lebih singkat yaitu hanya 19 menit jika dibandingkan dengan waktu terbang yang dimiliki DJI Phantom 4 yaitu selama 25 menit dalam kondisi lingkungan terbang yang normal. Dalam keadaan melayang (hovering) waktu yang dimiliki DJI Phantom 4 pun lebih lama yaitu sekitar 27 menit sedangkan Typhoon H 23 menit.

Kedua drone ini sama-sama memiliki kemampuan untuk memindai rintangan yang ada di jalur terbangnya. DJI Phantom 4 memiliki kemampuan memindai rintangan sejauh 15meter dan Typhoon H sejauh 10meter. Dan, jika Phantom 4 menemui rintangan pada jalur terbangnya, maka ia akan terbang menghindar atau melayang di depan rintangan tersebut. Hal ini berbeda dengan Typhoon H yang hanya akan melayang di depan rintangan tanpa bisa melakukan alternatif maneuver lain.

Remot kontrol pada Typhoon H memiliki panel-panel yang lebih banyak dan secara pengoperasian lebih rumit jika disandingkan dengan remot kontrol yang dimiliki oleh DJI Phantom 4. Dengan panel-panel ini akan menguntungkan kamu saat Typhoon H terbang tinggi, tapi kamu juga akan mengalami kesulitan saat mengontrol nya saat terbang rendah karena Typhoon H tidak memiliki sistem pengindraan bawah seperti yang ada pada DJI Phantom 4.

Untuk selalu mendapatkan pemandangan langsung dari hal-hal apa saja yang dilihat oleh drone, remot kontrol dari DJI Phantom 4 bisa dilengkapi dengan tablet atau ponsel pintarmu sendiri. Sedangkan pada Typhoon H, kamu perlu perangkat khusus yang sudah diintegrasikan dengan remot kontrol Typhoon H.

Dari segi jangkauan atau jarak tempuh Aircraft, DJI Phantom 4 jauh mengungguli Typhoon H. Phantom 4 dapat terbang dengan jarak tempuh maksimal yaitu 5km sedangkan Typhoon H hanya sejauh 1,6km.

Khusus untuk penggemar fotografi, gambar yang dihasilkan DJI Phantom 4 pun memiliki kualitas yang lebih tajam dan baik jika dibandingkan dengan Typhoon H.

Jadi, bagaimana? Kamu sudah tahu drone mana yang ingin kamu miliki?

Comments

comments

%d blogger menyukai ini: