Pada acara Interbee di Jepang 2016, DJI memperkenal untuk pertama kali produk terbaru mereka DJI Inspire 2 dan melakukan demo penerbangan di dalam sebuah ruangan besar.

Jika anda mengikuti blog kami, mungkin anda sudah membaca detail spesifikasi DJI Inspire 2 dari artikel sebelumnya. Untuk kesempatan ini kami akan memberikan ulasan tentang komparasi DJI Inspire 2 dengan produk pendahulunya–DJI Inspire 1.

Terlepas dari warna abu-abu pada body Inspire 2, sebenarnya cukup banyak kesamaan produk baru ini dengan pendahulunya – Inspire 1. Jika dilihat secara kasat mata, perbedaan yang mencolok hanya bentuk ramping yang dimiliki Inspire 2 jika dibandingkan Inspire 1. Dalam hal ukuran, dan berat, sebenarnya kedua produk ini pun serupa.

Secara umum, Inspire 2 adalah upgrade dari Inspire 1. DJI mengumpulkan kembali hal-hal baik yang dimiliki Inspire 1 dan meningkatkannya. Terdapat perombakan besar pada teknologi perekaman gambar (image processing system) yang dapat merekam hingga 5.2K pada format CinemaDNG RAW serta pilihan merekam dengan ProRes up to 4444XQ. Pilihan menarik lainnya adalah kemampuan merekam H.265 MP Level 5.1: 4K 30fps pada 100Mbps.

Inspire 2 juga diketahui lebih cepat dan memiliki kemampuan terbang dari 0 menuju 80km/jam hanya dalam empat detik saja, Inspire 2 dapat mencapai kecepatan maksimalnya  hinga 107 km/jam. Dengan penambahan baterai otomatis, ketahanan terbang DJI Inspire 2 jauh lebih baik, dapat mencapai hingga 27 menit. Lebih dari itu, terdapat fitur untuk warm up battery agar Inspire 2 bisa terbang pada kondisi dingin yang ekstrim.

Selain itu, Inspire 2 dilengkapi juga dengan fitur yang disebut ‘FlightAutonomy’ yang telah diupgrade khusus untuk meningkatkan kinerja drone secara otomatis dalam menghindari rintangan dengan menggunakan 2 sensor yang dimilikinya. Kamu juga dapat menggunakan mode intelligent flight dan Spotlight Pro untuk mengakomodir kebutuhan merekam gambar kompleks.

Sebagai pilot drone, kamu pasti setuju bahwa keamanan terbang merupakan hal utama. Inspire 2 muncul dengan dilengkapi sistem yang memungkinkan kamu mendeteksi rintangan di depan pada jarak hingga 30 meter saat terbang dengan kecepatan mencapai 54km/jam. Di bagian atas, terdapat sensor inframerah yang dapat mendeteksi rintangan yang berada di ketinggian 5 meter di atas drone. Sangat berguna pada kondisi terbang dalam ruangan atau di tempat sempit.

Menjawab pertanyaan : apakah kamera Zenmuse (kamera milik Inspire 1) dapat digunakan di Inspire 2 ? DJI cukup jelas menjelaskan bahwa beberapa kamera tidak akan berjalan jika dipasang di Inspire 2 karena perubahan sistem mekanis dan gimbal secara keseluruhan.

Secara menyeluruh, Inspire 2 bisa dibilang merupakan produk yang benar-benar baik untuk profesional. Sebuah jawaban untuk kebutuhan aerial tingkat lanjut untuk kamu yang bekerja di bidang ini atau untuk seorang penghobi.

Comments

comments

%d blogger menyukai ini: