Menggunakan remot kontrol memang merupakan cara paling menyenangkan dalam menerbangkan drone-mu. Namun, jika kamu menerbangkan drone untuk suatu pekerjaan tertentu, kamu mungkin membutuhkan bantuan seperti misalnya penggunaan Waypoint. Oleh karena itu, jika kamu menggunakan drone produksi DJI dan sebuah iPad, kamu harus mencoba menggunakan aplikasi bernama DJI Ground Station.

Aplikasi ini sesuai digunakan untuk hampir semua jenis drone produksi DJI; Phantom 3, Phantom 4, Inspire 1, Inspire 2, Mavic Pro, M600, dan drone lain berjenis A3 dan N3. Kamu dapat melihat review penggunaan DJI Ground Station berikut:

Fitur Utama DJI Ground Station

Menurut DJI, aplikasi ini didesain khusus untuk memenuhi kebutuhan komersial dan industri. Oleh karena itu, DJI Ground Station ini mempunyai 3 fungsi utama:

1. Virtual Fence

Fitur ini mengizinkanmu untuk membuat pembatas virtual yang akan menjadi batas terbang drone. Drone-mu tidak akan terbang melewati batas yang sudah kamu buat. Ground Station (GS) Pro akan memberikan peringatan kepadamu jika kamu menerbangkan drone mendekati batas dan menghentikanmu sebelum melampauhinya.

Terbang dengan mode fitur Virtual Fence ini akan mengurangi keagresifan tuas remot saat digunakan. Hal ini akan menyebabkan kemampuan melakukan maneuver pada drone akan berkurang. Namun, hal ini juga akan berdampak positif pada keakuratan terbang karena drone hanya akan bergerak jika kamu menggerakkan tuas remot, dan saat kamu melepas tuas remot drone akan berhenti secepat mungkin.

Namun, masih ada satu hal yang belum jelas tentang bagaimana kita mengambil gambar dan video dengan mode terbang virtual fence ini. Karena sampai sekarang belum ada informasi yang dapat menjelaskannya.

2. Waypoint Flight

Dengan fitur ini pilot drone dapat membuat beberapa titik koordinat yang nantinya akan menjadi jalur terbang dari drone. Kamu sebagai pilot juga dapat menentukan parameter yang kamu gunakan pada tiap titik koordinat seperti; ketinggian, gerakan gimbal, arah drone, dan lain-lain. Kamu juga bisa menentukan hal-hal apa yang akan dilakukan drone pada setiap titik koordinat misalnya; mulai merekam, berhenti merekam, mengambil foto, melayang, dan lain-lain.

Ketika drone sudah terbang dari titik koordinat pertama hingga terakhir, kamu dapat memutuskan apa yang akan dilakukan drone selanjutnya: melayang atau kembali ke titik awal terbang. Jika titik koordinat lepas landas dan pendaratan drone berbeda, kamu dapat menggunakan drone untuk mengangkut sesuatu tempat tertentu.

Fitur titik koordinat ini juga memungkinkan kamu untuk merekam video dan mengarahkan gimbal dan drone dalam waktu bersamaan pada tempat-tempat yang ekstrim yang tidak mungkin kamu lakukan secara manual.

3. 3D Scan Area

Fungsi penting lain dari penggunaan titik koordinat penerbangan adalah untuk fotogrametri. Ketika melakukan sebuah survey terbang misalnya, penting mengetahui area mana yang sudah tersurvey maupun yang memerlukan perawatan yang sesuai. Itulah gunanya fitur dari DJI Gound Station Pro ini.

GS Pro menawarkan mode pemindaian 3 dimensi (3D scan mode) yang membuatmu dapat memetakan sebuah area dengan presisi dengan menggunakan beberapa parameter terbang seperti ketinggian dan kecepatan.

Tidak seperti aplikasi lain, di mana area yang akan dipindai harus dibuat sebuah kotak, dengan fitur 3D Scan Area GS Pro ini kamu tidak perlu melakukannya. Kamu juga dapat membuat berbagai bentuk area (tidak harus kotak) dan GS Pro akan membuat jalur terbang untukmu dan drone dapat mengambil gambar dari jarak yang tepat. Jika kamu ada pengguna drone yang sudah mahir, kamu juga dapat membuat parameter terbangmu sendiri.

Ketika drone sudah terbang dari titik koordinat pertama hingga terakhir, kamu dapat memutuskan apa yang akan dilakukan drone selanjutnya: melayang atau kembali ke titik awal terbang. Jika titik koordinat lepas landas dan pendaratan drone berbeda, kamu dapat menggunakan drone untuk mengangkut sesuatu tempat tertentu.

Fitur titik koordinat ini juga memungkinkan kamu untuk merekam video dan mengarahkan gimbal dan drone dalam waktu bersamaan pada tempat-tempat yang ekstrim yang tidak mungkin kamu lakukan secara manual.

Lihat dan Rasakan

Selama review dari GS Pro, kami memperhatikan bahwa walaupun ini adalah aplikasi versi pertama, aplikasi ini cukup bagus dan responsive. Kamu juga selalu mendapat info-info mengenai status drone dan dapat mengambil tondakan cepat, atau menekan tombol pause, atau bisa juga mengganti mode terbang drone dengan menggunakan remot kontrol.

Kami menguji apikasi ini dengan menggunakan Phantom 4 Pro yang mana merupakan rone yang masih masuk daftar tunggu dari segi kecocokannya dengan GS Pro ini. Akan tetapi, hasilnya mengejutkan, Phantom 4 pro kami dapat terbang dengan baik walaupun ketika digunakan untuk merekam dan mengambil foto hasilnya masih kurang fokus.

Kesimpulan

Setelah melakukan review ini kami berfikir bahwa GS Pro akan mendapat tempat di antara produk-produk DJI lainnya. Ketika aplikasi lain berfokus pada bagaimana menyelesaikan sebuah tugas (merekam video, mengambil gambar 3600, terbang dalam pola, dll), GS Pro fokus pada bagaimana drone DJI bisa mengelluarkan kemampuan maksimalnya, dan kami rasa DJI, lewat GS Pro nya, berhasil melakukannya dengan baik.

Para pengguna drone yang sudah mahir akan kehilangan beberapa fitur saat menggunakan aplikasi ini, terutama pada drone kelas tinggi seperti M600. Namun, untuk pemula, aplikasi ini sungguh sangat layak dicoba.

Comments

comments

%d blogger menyukai ini: