DJI baru saja meluncurkan produk terbaru (dan terkecilnya) pada launching event di New York, 28 November 2018 lalu. Penasaran bagaimana produknya?

Sesuai dengan namanya, Osmo Mobile dirancang khusus untuk muat di kantong celana anda (asal celananya tidak terlalu ketat, ya!). Beratnya hanya sekitar 119 gr, dilengkapi dengan stabilizer mekanik 3 axis, dan daya hidup sekitar 140 menit dalam kondisi baterai full.

Osmo Pocket menggunakan kamera dan gimbal yang mirip dengan yang ada pada Mavic Air. Kamera pada gimbal ini memiliki kemampuan gimbal 3-axis dan menggunakan sensor 1/2.3-inch, mampu menangkap video 4K pada 60fps. Menurut spesifikasi yang ada di website official DJI (link ke osmo pocket dji.com), Osmo Pocket mampu bertahan selama lebih dari 2 jam ketika melakukan perekaman video 4K, pada frame rate 30fps (di bawah maksimal). Osmo Pocket juga dijelaskan mampu menangkap gambar 12MP, dan dilengkapi dengan dual microphone untuk menangkap audio saat merekam.

Gimbal satu-tangan yang sangat mini ini dilengkapi dengan layar touchscreen yang mini pula, hanya selebar 1 inchi. Melalui layar touchscreen ini, pengguna Osmo Pocket dapat melihat footage dari kamera atau menelusuri menu pengaturan. Selain dari layar touchscreen yang disediakan, Osmo Pocket juga dapat disambungkan dengan smartphone menggunakan adapter smartphone bawaan. Dengan disambungkan ke smartphone, pengguna dapat lebih puas melihat hasil rekaman dari Osmo Pocket melalui aplikasi mobile terbaru dari DJI, yaitu DJI Mimo. Meskipun kecil, gimbal ini juga dilengkapi dengan fitur-fitur cerdas yang ada pada gimbal DJI lainnya seperti ActiveTrack, time-lapse, dan auto-panorama.

Bersamaan dengan launching Osmo Pocket, berbagai aksesoris yang kompatibel dan dibuat khusus untuk gimbal ini juga diluncurkan oleh DJI. Beberapa aksesoris tersebut antara lain modul controller Wi-Fi, satu set filter ND, case anti air, tongkat tambahan, dudukan bahkan case penyimpanan yang juga berfungsi untuk mengisi daya baterai. Canggih sekali, bukan? Aksesoris-aksesoris ini bagaikan pelengkap bagi Osmo Pocket untuk memaksimalkan petualangan para penggunanya saat menangkap momen-momen spesial ke dalam video maupun gambar.

Serangkaian fitur, ukuran, kualitas, dan aksesoris yang diberikan membuat DJI Osmo Pocket cocok untuk para generasi muda yang ingin mengabadikan dan membagikan momen-momen istimewanya. Para influencer dan youtuber tentunya akan menyukai produk ini karena fitur yang lebih canggih dari action camera lain seperti GoPro Hero 7. GoPro Hero 7 dsebut-sebut sebagai rival dari Osmo Pocket karena kedua kamera ini memiliki kesamaan di sensor kamera, dan sama-sama mampu merekam video 4K pada 60fps. Namun apa yang membuat Osmo Pocket lebih unggul dari GoPro Hero 7? Salah satu keunggulan dari Osmo Pocket adalah aperturenya. GoPro Hero 7 memiliki aperture f/2.8 sedangkan Osmo Pocket memiliki aperture f/2.0 – ini membuat Osmo Pocket mampu merekam lebih baik dalam kondisi minim cahaya. Dave Altizer dalam channel youtube Kinotik juga menjelaskan bahwa Osmo Pocket memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda dengan Go Pro Hero 7, dengan hasil video berkualitas sinematik yang lebih baik dan lebih cocok bagi berbagai kalangan.

Dengan ukuran yang sangat mini, DJI Osmo Pocket menawarkan fitur dan kualitas yang tidak kalah super dari kamera-kamera sport lainnya. Apakah Osmo Pocket ini akan mampu menjadi jawara gimbal berkamera dan bahkan sport camera? Leave us a comment and let’s discuss below!

Comments

comments

%d blogger menyukai ini: