Demi menunjang keamanan, keselamatan, dan privasi, DJI sebagai produsen drone terbesar di dunia meluncurkan sebuah teknologi yang bisa mengidentifikasi dan memantau drone yang sedang terbang dengan jarak hingga 5 km bernama AeroScope.

AeroScope: DJI Scanner yang dapat menangkap info drone yang sedang terbang dan bisa digunakan sebagai sebuah sarana untuk memperkuat peraturan dalam menerbangkan drone

Perlindungan Privasi

AeroScope ini melacak drone dengan memanfaatkan sinyal transmisi antara drone dengan remot kontrolnya. Dengan cara ini, AeroScope bisa mendapatkan segala informasi yang diperlukan, semisal: lokasi UAV, kecepatan terbangnya, nomor seri drone, di mana dia lepas landas, dan posisi pilotnya. Namun, dalam pernyataan yang ditulis di Twitter, DJI juga menjelaskan bahwa AeroScope ini tidak ditujukan untuk mengambil alih kontrol drone, mengambil foto maupun video, dan tidak akan mentransmisikan informasi personal.

Hal itu tentunya adalah sebuah upaya yang terus dipegang teguh DJI untuk selalu melindungi privasi para kustomer setianya. Di sebuah tweet lain, DJI mengatakan bahwa teknologi AeroScope ini adalah sarana sangat bagus dan berbiaya rendah untuk penegakkan hukum di suatu wilayah. “AeroScope ini secara teori mampu melacak semua drone yang sedang terbang namun tetap menghormati hak-hak pilot yang bertanggung jawab,” ungkap wakil presiden DJI bagian Kebijakan dan Hukum.

Aslinya proses pengidentifikasian drone sudah menjadi wacana DJI sejak berbulan-bulan lalu. Bulan Maret tahun ini misalnya, DJI sudah merencakan akan membuat “electronic identification network” tetapi terbentur oleh aturan pemerintah Amerika Serikat. Dan, AeroScope adalah sebuah impian yang menjadi kenyataan tentang sebuah alat yang mampu menangkap informasi mengenai drone yang sedang terbang. DJI juga mengajak perusahaan pembuat drone lainnya untuk membuat produk mereka kompatibel dengan AeroScope. “Yang dibutuhkan agar semua drone bisa dilacak hanyalah sebuah pembaruan firmware,” ungkap DJI kepada The Verge.

“AeroScope dirancang untuk memenuhi peratuan yang berlaku yang sangat mementingkan keamanan, keselamatan, dan tentunya privasi, tetapi sekaligus tetap menghormati hak setiap orang saat menerbangkan drone,” lanjut wakil presiden DJI.

DJI selalu berupaya memberikan solusi dengan menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh pihak berwenang sembari tetap memastikan bahwa informasi personal pilot drone tetap terlindungi. Hal ini dikarenakan tidak semua pilot UAV bertindak sembrono dan membahayakan keamanan nasional. “Masih banyak pilot UAV yang terbang dengan bertanggung jawab dan tidak ada alasan bagi kami untuk melacak mereka.”

Comments

comments

%d blogger menyukai ini: