Juru bicara DJI, Adam Lisberg pada akhir Agustus 2018 kemarin mengonfirmasi bahwa memang ada 4 produk DJI yang discontiuned tahun ini. Pemberitahuan ini dikonfirmasi dari DroneReviewsAndNews.com sebagai berikut:

“DJI akan terus mengembangkan teknologi baru, meningkatkan kualitasnya hingga secara alami produk itu akan mencapai batasnya. Kami mengonfirmasi kebenaran bahwa beberapa produk DJI telah mencapai batasnya dan tidak akan lagi dikirim ke dealer manapun. Hal ini merupakan bagaian dari komunikasi rutin DJI dengan para dealernya dalam terus menjaga kebutuhan kustomer dan memperbaiki kualitas teknologi kami.”

Tidak bisa dipungkiri memang bahwa kemajuan teknologi di dunia ini memang sangat cepat. Evolusi ini mau tidak mau akan menyingkirkan produk-produk lama dan menggantikannya dengan produk baru. Produk dengan kualitas teknologi yang selalu baru dan lebih baik lagi.

DJI sadar betul akan evolusi ini. Mereka tahu bahwa dalam teknologi kamera dan drone tentu selalu membutuhkan sebuah perangkat keras yang selalu baru. Dengan diluncurkannya pemberitahuan yang menyatakan bahwa DJI mendiskontinyu ini adalah bukti bahwa DJI juga berevolusi. Program discontiuned ke-4 produk DJI ini berlaku efektif mulai 30 Agustus 2018.

4 Produk DJI yang Discontiuned

Adapun 4 produk DJI yang discontiuned itu antara lain adalah:

  • Phantom 4 Series:
    • Phantom 4 Pro
    • Phantom 4 Pro+
    • Phantom 4 Pro Obsidian
    • Phantom 4 Pro+ Obsidian
  • Phantom 3 Series:
    • Phantom 3 SE
  • Osmo Series:
    • Osmo
    • Osmo+
    • Osmo Mobile
    • Osmo Mobile Silver
  • Mavic Pro Series:
    • Mavic Pro
    • Mavic Pro Fly More Combo

Kita tentu paham bahwa kenapa Mavic Pro kemudian dipilih DJI untuk dihentikan produksinya. Hal ini  tentu ada kaitannya dengan munculnya DJI Mavic 2 Series. Begitu juga teknologi Osmo Mobile yang sudah digantikan oleh Osmo Mobile 2. Penggantian ini tentu berkaitan dengan peningkatan kualitas dan teknologi baru yang ditawarkan oleh produk penggantinya.

Salah satu yang menarik jika kita cermati adalah bahwa DJI juga melakukan penghentian produksi untuk Phantom 4 Series. Terkhusus lagi untuk Phantom 4 Pro yang memiliki teknologi yang super lengkap. Walaupun kita tahu bahwa memang banyak user Phantom 4 yang sudah beralih ke Mavic Pro. Namun, sampai sekarang DJI masih belum mengumumkan produk apa yang bisa menggantikannya

Mungkinkah Phantom 5?

Beberapa waktu lalu juga sempat beredar bocoran foto drone baru DJI yang mengatakan bahwa itu adalah foto Phantom 5. Jika dibandingkan dengan Phantom 4, drone baru itu memang memiliki teknologi yang lebih maju. Salah satu yang paling menarik adalah lensa drone ini bisa diganti-ganti

DJI tidak langsung membenarkannya dan berusaha berkilah. Dalihnya adalah bahwa drone tersebut hanya merupakan salah satu proyek komersial milik salah satu kustomernya. Tentu banyak orang yang percaya dengan cerita ini. Terlebih tidak lama setelahnya DJI merilis DJI Phantom 4 Pro Versi 2.

Dan kini dengan masuknya Phantom 4 Series ke salah satu dari 4 produk DJI yang discontiuned tahun ini, bukan tidak mungkin lagi bahwa Phantom 5 akan segera muncul ke pasaran.

Layanan Pasca Produksi

Buat kamu yang sudah terlanjur membeli salah satu dari 4 produk DJI yang discontiuned ini jangan khawatir. Per akhir Agustus tahun ini, DJI hanya menghentikan produksinya saja. Layanan pasca produksi yang mencakup servis dan garansi masih bisa kamu dapatkan dna tetap berjalan sebagaimana semestinya. Tinggal hubungi saja Jogja Sky Service Center jika kamu memiliki produk DJI yang rusak dan ingin diperbaiki

Klik tombol di atas untuk bisa terhubung dengan layanan service produk DJI dari Jogja Sky Service Center.

Comments

comments

%d blogger menyukai ini: